Assalamualaikum wr.wb

Jumat, 09 November 2012

Manajemen dan Organisasi



A. Manajemen
1. Pengertian dan Peranan Manajemen
Pengertian Manajemen Menurut Para Ahli :
#James A.F. Stoner ,1996
Manajemen adalah proses perencanaan, pengorganisisan, pemimpinan dan  pengendalian upaya anggota organisasi dan penggunaan semua   sumber  daya  organisasi  untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.”
#The Liang Gie, 1982
Manajemen adalah unsur yang merupakan rangkaian perbuatan menggerakkan karyawan-karyawan dan mengarahkan segenap fasilitas kerja agar tujuan organisasi yang bersangkutan benar-benar tercapai.”   
Peranan Manajerial (Managerial role)
Manajer memperoleh wewenang formal dari tingkatan yang lebih tinggi,kemudian memainkan peranan-peranan tertentu.
  1.   Peranan Hubungan Manusiawi (Interpersonal Roles)
Mencakup tiga peranan : (1) peranan figure bapak,(2) Peranan pimpinan dan(3)Peranan penghubung.
  2.   Peranan Informasi (Informational Roles)
Mencakup tiga peranan : (1)monitor,(2)diseminasi(satu penyebaran),(3) juru bicara.
  3.   Peranan Pengambil Keputusan (Decision Roles)
Mencakup empat jenis peranan : (1) Kewirausahaan,(2)penyelesai gangguan,(3)pembagi sumberdaya dan,(4)perunding.

2. Latar Belakang Sejarah Manajemen
  a.   Pada Tahun 1776,Adam Smith menerbitkan doktrin ekonomi klasik “the wealth of nation’s keuntungan-keuntungan ekonomis yang akan diperoleh organisasi dan masyarakat dengan cara “pembagian kerja”       meningkatkan produktifitas dengan meningkatkan keterampilan,dengan menghemat waktu dan dengan menciptakan mesin-mesin penemu guna menghemat tenaga kerja.
  b.    Sekitar abad ke-20 dibenua Eropa barat dan Amerika dilanda revolusi industri yakni terjadinya perubahan-perubahan dalam pengelolaan produksi yang bertujuan untuk mempertinggi efektifitas dan efesiensi produksi.

    3.Fungsi  dan Proses Manajemen
    Fungsi – Fungsi Manajemen :
     Æ      Perencanaan (planning)
     Æ      Pengorganisasian (organizing)
     Æ      Pengarahan dan pengimplementasian (directing/leading)
     Æ      Pengawasan dan Pengendalian (controlling) 

    4.Proses Manajemen :
  Adalah kegiatan merencanakan, mengorganisir,mengarahkan dan mengendalikan.Dalam prakteknya, proses ini tidak harus dilakukan secara berurutan (sequential) yaitu perencanaan- pengorganisasian-pengarahan         pengendalian.Fungsi-fungsi tersebut dapat dijalankan berlompat atau dijalankan secara bersamaan(simultan).

    5.Ciri-Ciri Manajer Profesional :
    Tidak ada formula yang pasti,tetapi manajer yang efektif nampaknya tidak lepas dari beberapa hal berikut ini: (1)pendidikan,(2)pengalaman,(2)visi),(4) etika,(5) dimensi internasional.

    Keterampilan Manajemen
    Robert L.Katz, seorang pendidik dan eksekutif perusahaan mengidentifikasikan 3 jenis utama keterampilan ,yakni :
    a.   Teknis : kemampuan untuk menggunakan alat-alat,prosedur,dan teknik suatu bidang khusus.
  b.   Manusiawi: kemampuan untuk bekerja dengan orang lain,memotivasi dan memahami orang lain,baik sebagai perorangan maupun sebagai kelompok
   c.    Konseptual : kemampuan untuk mengkoortdinasikan dan memadukan semua kepentingan dan kegiatan organisasi.



           Gambar1. Kebutuhan Keterampilan pada tiap tingkat manajemen

B.  Organisasi

1. Definisi organisasi :
Organisasi (Yunani: ργανον, organon - alat) adalah suatu kelompok orang dalam suatu wadah untuk tujuan bersama.
Dalam ilmu-ilmu sosial, organisasi dipelajari oleh periset dari berbagai bidang ilmu, terutama sosiologi, ekonomi, ilmu politik, psikologi, dan manajemen. Kajian mengenai organisasi sering disebut studi organisasi (organizational studies), perilaku organisasi (organizational behaviour), atau analisis organisasi (organization analysis)
Menurut para ahli beberapa pengertian tentang organisasi yaitu :
  1. Stoner mengatakan bahwa organisasi adalah suatu pola hubungan-hubungan yang melalui mana orang-orang di bawah pengarahan atasan mengejar tujuan bersama
  2. James D. Mooney mengemukakan bahwa organisasi adalah bentuk setiap perserikatan manusia untuk mencapai tujuan bersama
  3. Chester I. Bernard berpendapat bahwa organisasi adalah merupakan suatu sistem aktivitas kerja sama yang dilakukan oleh dua orang atau lebih
  4.  Stephen P. Robbins menyatakan bahwa Organisasi adalah kesatuan (entity) sosial yang dikoordinasikan secara sadar, dengan sebuah batasan yang relatif dapat diidentifikasi, yang bekerja atas dasar yang relatif terus menerus untuk mencapai suatu tujuan bersama atau sekelompok tujuan. 
2.Partisipasi  

Dalam berorganisasi setiap individu dapat berinteraksi dengan semua struktur yang terkait baik itu secara langsung maupun secara tidak langsung kepada organisasi yang mereka pilih.Agar dapat berinteraksi secara efektif setiap individu bisa berpartisipasi pada organisasi yang bersangkutan. Dengan berpartisipasi setiap individu dapat lebih mengetahui hal-hal apa saja yang harus dilakukan. Pada dasarnya partisipasi didefinisikan sebagai keterlibatan mental atau pikiran dan emosi atau perasaan seseorang di dalam situasi kelompok yang mendorongnya untuk memberikan sumbangan kepada kelompok dalam usaha mencapai tujuan.Keterlibatan aktif dalam berpartisipasi, bukan hanya berarti keterlibatan jasmaniah semata. Partisipasi dapat diartikan sebagai keterlibatan mental, pikiran, dan emosi atau perasaan seseorang dalam situasi kelompok yang mendorongnya untuk memberikan sumbangan kepada kelompok dalam usaha mencapai tujuan serta turut bertanggung jawab terhadap usaha yang bersangkutan.

3.Bentuk-Bentuk Organisasi :
    1.   Organisasi garis
    2.   Organisasi Garis dan Staff
    3.   Organisasi Fungsional
    4.   Organisasi Panitia
    Adapun cara penggambaran bagan struktur organisasi menurut Henry G. Hodges dapat digambarkan sebagai berikut :
  1.   Bentuk Piramidal,merupakan bentuk yang paling banyak digunakan ,sederhana, jelas dan mudah dimengerti.
        
                                  gambar 1. bentuk organisasi piramidal  
  2.   Bentuk Vertikal, hampir sama dengan bentuk piramidal dalam pelimpahan kekuasaan
                       

3.   Bentuk Horizontal, Aliran wewenang dan tanggung jawab digambarkan dari kiri ke kanan.



    4.   Bentuk Melingkar, menkankan pada hubungan antara satu jabatan dengan jabatan lain

                            
                                        

 
gambar: bentuk organisasi melingkar

4.Prinsip-Prinsip Organisasi :

ü  Kesatuan Tujuan
ü  Divisi kerja dan spesialisasi
ü  Delegasi Kewenangan
ü  Koordinasi
ü  Kesatuan komando
ü  Felksibilitas
ü  Simple/sederhana
ü  Rentang kendali
ü  Prinsip pengecualian
ü  Efesiensi
ü  Wewenang dan tangguing jawab
ü  Keseimbangan yang wajar
5.Keterampilan Manajemen yang Dibutuhkan : 
   Keterampilan yang dibutuhkan dalam manajemen dibagi atas kategori hubungan ,yaitu : 
A.   Hubungan antar pribadi terdiri dari :

  •       Pemimpin lambang (Figurhead)
Kepala simbolis yang diperlukan untuk menjalankan sejumlah kewajiban rutin yang bersifat legal dan sosial.
  •   Pemimpin(leader)
Pemimpin bertanggung jawab memotivasi dan mengaktifkan bawahan,bertanggung jawab untuk mengisi posisi yang kosong (staffing), melatih tugas-tugas yang terkait.
  •   Penghubung (liaison)
Penghubung sebaiknya dapat memelihara suatu jaringankontak luar yang berkembang sendiri yang secara langsung atau tidak langsung dapat memberikandukungan dan informasi.
B.   Hubungan dengan informasi terdiri dari :
  •         Pemantau (monitor)
Pemantau berkewajiban sebagai pusat saraf informasi baik internal dan eksternal yang   berkaitan dengan organisasi.
  •          Penyebar (Dissiminator)
Penyebar berkewajiban untuk meneruskan informasi yang diterima dari orang luar atau dari bawahan kepada anggota-anggota lain dalam organisasi.
  •         Jurubicara (Spokesperson)
Jurubicara berkewajiban untuk meneruskan informasi kepada orang luar mengenai rencana, kebijakan, tindakan dan hasil yang dicapai oleh organisasi.
  1. Hubungan dengan Pengambilan Keputusan terdiri dari:
  •        Wirausaha (Entrepreneur)
Sikap kewirausahaan diperlukan dalam encari kesempatan (celah) dalam organisasi dan lingkungannya serta memprakarsai “proyek- proyek perbaikan” untuk menimbulkan perubahan sehingga dapat meningkatkan organisasi.
  •          Pengendali Gangguan (Disturbance Handler)
Dalam mengatur (managing) diperlukan rasa tanggung jawab atas tindakan,korektif bila organisasi menghadapi gangguan mendadak dan/ atau berada dalam keadaan genting (urget).
  •     Pengalokasi Sumber Daya (Resource Allocator)
Dalam mengatur (managing) diperlukan rasa tanggung jawab terhadap alokasi segala sumber daya organisasi yang ada dan dipergunakan, sehingga tidak terjadi manipulasi sumber daya yang tidak bertanggung jawab..
  •      Perunding (Negotiator)
Dalam mengatur (managing) juga penting untuk mewakili organisasi pada perundingan-   perundingan utama yang dapat meliputi kerjasama.

6. Sebab Keberhasilan dan Kegagalan Organisasi
Sebab keberhasilan dan kegagalan suatu organisasi dapat ditinjau dari beberapa faktor, yaitu:
  • · Faktor intern: faktor yang berasal dari dalam organisasi itu sendiri. Faktor ini dapat meliputi pemimpin dalam organisasi, pekerja (staf), cara pengaturan dan pengembangan organisasi, dan sebagainya.
  • · Faktor ekstern: faktor yang berasal dari luar yang kerap kali ikut mempengaruhi keberhasilan dan kegagalan suatu organisasi.
Referensi :
c:/My Documents/Septi/Pengantar Manajemen(IV).doc


 







 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar